Sebelum anda berusaha untuk membaca ini lebih jauh, saya anjurkan untuk membaca bismillah dan menguatkan mata anda agar tidak kelilipan karena tulisan tulisan di blog ini meruapakan tulisan hasil ekskresi otak yang gak karuuan dan saya pun gak tau punya otak apa enggak, serta jangan panik, maka berdoalah sebelum membaca hasil coretan iseng ini

Minggu, 12 Juni 2016

Love in "Path" (Bagian 1)


Jogja. Kota pelajar. Kota yang sangat unik dan menarik. Pantas, Jogja dijadikan destinasi berlibur turis lokal dan  mancanegara. Mungkin saya sudah cerita, kenapa sekarang saya ada di Jogja. Saya sedang belajar. Belajar selama 3 tahun di Jogja, di Sekolah Pilot Militer di Lanud Adi Sutjipto. Well, Jadi Taruna dan Siswa Sekbang (Sekolah Penerbang) memang menguras energi. Capek belajar, capek kegiatan. Banyak tuntutan, banyak juga kewajiban. 

Terkadang, hari hari saya di Jogja ini berlalu begitu lambat. Tapi, saat weekend tiba, hari terasa begitu cepatnya. Saya berasa hanya mengejap mata sebentar tapi, saat terbangun hari sudah senja saja. Hari 
Minggu memang hari nya Taruna untuk beristirahat. Motivasiku untuk tetap semangat dalam kehidupan seperti ini hanya Orang tua ku. Mendengar suara ibu saya “Lih, jaga kesehatan. Kapan pulang?” Seperti Charge untuk saya. Pemberi semangat, pemberi motivasi, pemberi dana juga tentunya. Hehe.

Teman-teman saya juga melakukan hal yang sama. Menelfon orang tua, sahabat, teman dan pacar. 

Katanya biar ada motivasi dan lebih semangat.